Tempat Wisata di Manado dan Sekitarnya Yang Terkenal

Manado merupakan ibukota provinsi Sulawesi Utara. Kota Manado atau Menado terletak di tepi pantai laut Sulawesi yakni di Teluk Menado. Walau terletak di Indonesia bagian timur akan tetapi potensi wisata di daerah Manado tidak kalah menarik dengan daerah Indonesia bagian barat. Salah satu tempat wisata di Manado yang sudah terkenal adalah Taman Nasional Laut Bunaken yang mampu mendatangkan pengunjung dari berbagai penjuru dunia untuk menikmati keindahan lautnya. Namun selain Bunaken ada banyak tempat yang wajib dikunjungi ketika anda datang ke Manado. Berikut akan saya sajikan daftar tempat wisata yang ada di sekitar Manado.
Pesona-Alam-Bukit-Doa-Tomohon
Pesona-Alam-Bukit-Doa-Tomohon
Tempat wisata di sekitar Manado yang satu ini adalah Bukit Doa Tomohon. Bukit Doa Tomohon terletak di kaki Gunung Mahawu di Jl. Lingkar Timur, Desa Kakaskasen II, Kecamatan Tomohon Utara, Tomohon, Sulawesi Utara. Untuk menuju ke tempat ini kita membutuhkan waktu sekitar 30 menit perjalanan dari kota Manado. Bukit ini memiliki keindahan alam serta kesejukan yang bisa dinikmati oleh wisatawan. Keindahan yang ditawarkan bukit ini membuat tempat ini sering dipadati oleh masyarakat lokal saat hari libur tiba. Selain itu, Bukit DoaTomohon juga sering digunakan oleh pasangan yang hendak mengambil foto prewedding dengan latar belakang kota Manado.
Danau-Linow-Minahasa-Sulut
Danau-Linow-Minahasa-Sulut
Selain Bukit Doa Tomohon, ada juga Danau Linow yang masih berada di kawasan Tomohon. Kota yang mendapat julukan kota bunga ini memberikan pemandangan danau yang indah serta unik, karena air di dalamnya akan berubah warna pada kondisi tertentu, hal ini terjadi dikarenakan danau ini kandungan belerangnya sangat tinggi. Untuk menuju tempat ini, dari Bukit Doa Tamohon akan memakan waktu sekitar 20 menit dengan tarif masuk sebesar Rp. 25.000. Tarif tersebut sangat sebanding dengan pemandangan indah yang ditawarkan. Jika anda start dari Bandara Sam Ratulangi anda bisa langsung menuju Kota Tomohon selama kurang lebih 40 menit. Dari Temohon bisa melanjutkan perjalanan ke Danau Linow yang berjarak kurang lebih 700 meter.
5-Tempat-Ibadah-Bukit-Kasih-Minahasa
5-Tempat-Ibadah-Bukit-Kasih-Minahasa
Tempat wisata di Manado yang lainnya adalah Bukit Kasih yang terletak di Desa Kanonang, Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa. Bukit Kasih merupakan bukit yang mengandung belerang dan masih alami. Objek wisata yang satu ini juga sangat menarik karena di tempat ini dilambangkan simbol kerukunan antar umat beragama yang berada di Provinsi Sulawesi Utara. Di tempat ini terdapat lima tempat ibadah sekaligus, dijamin anda yang melihat pemandangan ini akan tergugah perasaan anda. Untuk menuju ke tempat ini dibutuhkan waktu sekitar 90 menit dari pusat kota Manado.
Gunung-Berapi-Bawah-Laut-Mahangetan-Sulut
Gunung-Berapi-Bawah-Laut-Mahangetan-Sulut
Selain itu ada juga Gunung berapi bawah laut Mahangetang atau yang sering disebut juga oleh masyarakat sekitar dengan nama Banua Wuhu merupakan salah satu gunung berapi di dunia yang masih aktif. Selain itu, gunung ini juga berlokasi di perairan dangkal yang bisa dinikmati oleh anda dengan keindahan alamnya. Lokasinya yang tidak jauh dari Pulau Mahangetan sekitar 300 meter arah barat daya Pulau Mahangetan sangat cocok untuk dikunjungi. Anda diperbolehkan menyelam untuk melihat lebih jelas aktivitas gunung berapi yang ditandai keluarnya gelembung udara di sekitar gunung bawah laut ini. Suhu rata-rata air lautnya antara 37-38 derajat Celcius.
Tempat wisata terakhir yang harus dikunjungi oleh anda saat ke Menado adalah Taman Nasional Tangkoko yang terletak di Batu Putih Bitung Utara, Kota Bitung, Sulawesi Utara. Perjalanan ke tempat ini terbilang jauh. Perjalanan menuju lokasi Taman Nasional Tongkoko harus ditempuh dari pusat kota Manado ke arah Kota Bitung selama kurang lebih 1 jam perjalanan, kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Batuputih selama kurang lebih 45 menit.
Taman-Nasional-Tangkoko
Taman-Nasional-Tangkoko
Tempat ini merupakan kawasan konservasi hewan atau tempat menetapnya hewan khas Sulawesi Utara yang tidak bisa ditemukan di tempat lain, seperti monyet hitam (Macacaniagra), burung rangkong dan Tarsius yang merupakan primata terkecil di dunia. Tempat wisata di sekitar Manado yang disebutkan di atas wajib anda kunjungi selain anda mengunjungi Pulau Bunaken untuk menikmati keindahan lautnya.

Foto Kota Manado

Monumen Yesus Memberkati di Kompleks Citraland Manado
Monumen Yesus Memberkati di Kompleks Citraland Manado
View Teluk Manado
Pantai Teluk Manado Waktu Malam
Kawasan Marina Plaza di Pusat Kota Manado
Lapangan Sparta Tikala & Kantor Walikota Manado

Foto Kota Manado Yang Spektakuler

Ikan Purba (Coelacanth) di Perairan Laut Manado
Big Ben Tower di Kompleks Citraland Manado
Pohon Natal Tertinggi di Indonesia – Kompleks Mega Mas Manado
Terompet Raksasa di Kompleks Boulevard Mall Manado
Tangsin (Ince Pia) Supernatural Cap Go Meh (etnis China) Manado
Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru di Manado selama 1 Jam 45 Menit
Pernikahan Dalam Laut di Taman Nasional Laut (TNL) Bunaken – Manado
Cakalele Supernatural – Manado
Kabasaran Supernatural Bantik – Manado
Alat Musik Kolintang Raksasa di Kompleks MCC – Manado
Monumen Yesus Memberkati setinggi 30 m di Kompleks Citraland Manado
Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Laut Malalayang Dua Manado
Patung Budha Raksasa di Kompleks Mega Mas Manado
Kapal Induk Amerika di Laut Teluk Manado

Tuna Steak Menu Favorite di Tosca

TOSCA ok Tuna Steak Menu Favorite di ToscaMANADO, wisatasulut.com– Time Out Sport Cafe (Tosca) sudah dikenal warga masyarakat kota Manado sebagai salah satu cafe yang asyik untuk tempat Nongkrong, karena Tosca merupakan cafe pertama dengan konsep nuansa olahraga yang terletak di lantai 5 gedung itCenter sehingga bisa menikmati pemandangan pantai teluk Manado dan pulau Bunaken sambil merasakan suasana sunset di sore hari. Bahkan di malam hari anda dapat menyaksikan keindahan lampu-lampu gedung kawasan Boulevard.
Tosca juga dilengkapi dengan fasilitas TV Plasma yang menayangkan channel favorit cabang olahraga dan musik local dan internasional yang ter-update, Bahkan sering juga menggelar nonton bareng pertandingan sepakbola favorit anda. Dengan semua fasilitas yang ada bisa membuat costumer semakin betah nongkrong terutama menikmati menu makanan yang bervariasi dan enak.
Kota Manado sudah sangat terkenal memiliki kuliner khas yang menyajikan menu ikan yang fresh dan lezat. Kali ini Tosca menyajikan menu baru favorit orang Manado yaitu Tuna Steak yang disajikan dengan Butter Rice lengkap dengan saos rica – rica khas Manado yang pastinya menggugah selera. Tentunya menu ini sangat enak, dan patut dicoba! Bayangkan, anda mendapatkan banyak manfaat dari meng-konsumsi ikan Tuna yang dikenal mengandung banyak protein baik untuk tubuh anda, yang disajikan dengan sangat modern dan menarik, sungguh lezat untuk dinikmati bersama keluarga bahkan untuk menjamu kolega anda.
Untuk Anda warga Manado, Tosca akan terus memanjakan costumer dengan program promo menarik kali ini, yaitu : ü Womans Day, untuk setiap hari Selasa khusus para ladies bisa mendapatkan diskon sampai 15% (minimal order untuk ber-4 orang). ü Students Day, untuk setiap hari Kamis khusus para Pelajar atau Mahasiswa yang nongkrong  bisa mendapatkan diskon sampai 15% (minimal order untuk ber-3 orang).
Tunggu apa lagi?… ayo datang aja langsung ke Time Out Sport Cafe dilantai 5 gedung itCenter Manado. Dan nikmati suasana sekaligus menu yang dijamin nikmat untuk Anda, kerabat bahkan keluarga Anda.

Kepala Ikan Bakar di Ocean 27

Kepala Ikan Bakar Kepala Ikan Bakar di Ocean 27
Kepala Ikan Bakar di Ocean 27
Restoran Ocean 27. Restoran yang berada di bilangan pesisir Pantai Malalayang telah menjadi salah satu rumah makan favorit di Manado, Sulawesi Utara. Terutama bagi penggemar ikan bakar. Begitu testimoni dari beberapa relasi saya. Penasaran, saya bersama beberapa teman menyempatkan diri untuk mencicipi menu yang disajikan restoran ini. Terutama menu Kepala Ikan yang menjadi menu andalan dan ciri khas rumah makan milik Iavn Matu ini. Saat itu, sekira pukul 13.15 Wita, saya dan beberapa rekan tiba di rumah tersebut. Sebelumnya kami agak sulit untuk mendapatkan tempat parkir. Tak hanya itu, kendati terdapat tiga pilihan tempat duduk, di dalam ruangan, di samping dan di ruang terbuka, namun kami harus menunggu beberapa saat untuk mendapatkan tempat. Saat itu, suasananya ramai. Pengunjung yang berasal dari berbagai latar belakang memilih untuk makan siang di rumah makan ini.
Memesan makanan juga harus antri. Kami memilih paket Kepala Ikan Bakar. Syukur, tak berselang lama pelayan sudah menyajikan hidangan Kepala Ikan Bakar plus Kangkung Cah di meja kami. Benar saja. Sensasi kelezatannya langsung terasa. Rasa pedas berpadu dengan segarnya Kepala Ikan Kakap, akan terasa cocok dengan lidah penyuka ikan bakar. Saya pun melahap habis menu yang baru pertama kali saya cicipi ini.
Restaurant Ocean 27 yang berada di kawasan pesisir pantai Malalayang, termasuk salah satu restoran yang pantas untuk direkomendasikan untuk Anda kunjungi. Aneka jenis menu seafood bisa Anda nikmati di sini dan pasati bikin ketagihan. Selain Kepala Ikan Bakar, terdapat juga beberapa menu andalan. Misalnya ikan bakar, terutama kepala ikan Bobara dengan racikan khas dan dabu-dabu (rica bakar dan rica iris). Harganya antara Rp 50 ribu- Rp 80 ribu per paket. Sayurnya bisa dipilih, dari 12 macam sayur, seperti pakis tumis, bunga popaya, sayur santan gedi dan kangkung cah.
Selain menawarkan menu ikan bakar, ada juga ikan kuah asam dan telur ikan Bobara. Telur ikan Bobara harga per paket Rp 50 ribu termasuk nasi dan bisa dipilih satu sayuran. Bagi yang ingin makan di tempat ini, Anda juga harus mencoba menu lainnya. Seperti mersakan lezatnya kuah asam ikan Kakap dan ikan Bobara dengan harga paket Rp 50 ribu. Juga potongan badan ikan harga mulai Rp 25 ribu. Anda tinggal pilih menu apa yang pas buat selera Anda. Selain itu, ada aneka jenis minuman, seperti es kelapa muda dan bermacam juice.
Restoran yang tempat makannya menghadap ke Teluk Manado, memang memberikan nuansa lain bagi pengunjung. Jadi, pengunjung bisa menikmati suasana pesisir pantai dan pulau Manado dan Bunaken, sambil menyantap kuliner khas Sulut. Rumah majan ini dibuka antara pulul 10.00 WIta-22.00 WIta, mulai Senin sampai Sabtu. Biasanya suasana rumah makan ini akan ramai pada siang dan malam hari. Karena itu disarankan pada waktu tersebut Anda mesti reservasi dulu.

Payangka khas manado

payangka Payangka
Payangka Goreng
Menu Ikan Payangka atau disebut juga Betutu (Marbel Goby), masuk kategori kuliner khas Manado, Sulawesi Utara. Pasalnya, Payangka hanya bisa ditemukan di Danau Tondano. Bahkan Ikan Payangka ini pernah diminta oleh Kaisar Jepang untuk diteliti.
Namun, tak hanya jenis ikan langka yang membuat ikan ini dikenal. Namun, Payangka lebih dikenal karena kelezatannya. Ikan yang hidup di dasar air Danau Tondano ini sangat enak jika digoreng. Keistimewaan lainnya selain gurih, rasanya manis. Selain itu Payangka juga terasa sedap dicicipi saat diolah dengan bumbu Woku. Bumbunya sama dengan Mujair Woku.
Tak heran ikan dengan nama ilmiah Ophiocara Aporos, tak hanya disukai warga Sulawesi Utara, tapi juga wisatawan. Rumah makan di seputaran Danau Tondano selalu menjajakan Payangka dalam daftar menunya. Terasa kurang lengkap bagi penikmat kuliner jika belum mencoba menu Payangka.
Saking enaknya Ikan Payangka ini, sampai-sampai penikmat kuliner dari luar negeri juga tertarik untuk mengkonsumsinya. Buktinya sejak Tahun 2008, Payangka telah diekspor ke Malaysia, Singapura dan China. Bahkan nelayan di Danau Tondano belum sanggup memenuhi permintaan dari ketiga negara itu yang terbilang cukup banyak.
Harga jual ikan ini di pasar luar daerah memang cukup menggiurkan sekitar Rp 200 ribu per kilogram. Bahkan ada yang berani menawar hingga Rp 300 ribu per kilogram. Namun, bagi Anda yang ingin mencicipi hidangan Payangka tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Di rumah makan yang ada di sekitar Danau Tondano, menu ikan ini sangat terjangkau. (lex)

Makanan Khas Manado

Harus  diakui, Manado punya segudang makanan yang luar biasa!!! Beberapa hari saja di Manado, anda akan merasakan berat badan yang bertambah,,,heheheh. Makanan di manado sangat di pengaruh dari makanan khas masyarakat Minahasa, sehingga orang menyebutnya Makanan khas Minahasa.  Makanan – makanan di Manado akan menjadi Surga bagi lidah anda…Mari makan
Pertama yang harus dibahas adalah Dabu-Dabu. bagi pecinta sambal… Dabu-Dabu layak diberi predikat “Harus dicoba”.  rasanya unik, pedas, ada sedikit asemnya juga…. enak deh pokoknya!!

Coba lihat warnanya yang cantik ini… Siapa yang tak tergoda mencicipinya?
Dabu-Dabu ini merupakan sambal yang dibuat dari bahan bahan mentah yang diiris kasar. Kalau sambal di jawa biasanya di haluskan (di uleg), Dabu-Dabu cukup dicampur saja jadi satu semua bahannya. Rasanya yang segar cocok sekali disandingkan dengan Ikan Bakar. Wuih mantab!!!!
Yang kedua, tentu saja Pisang goreng yang dimakan sama sambal, unik kan??. Apalagi jika  makan pisang gorengnya sore menjelang petang di teluk Manado, di sampingnya ada segelas Es Kelapa Muda dengan gula merah. Oh…..top margo Top…dech!!!
Apalagi Makanan yang satu ini ” Ikan Woku Belanga “
Manado yang terletak di tepi laut punya hidangan
khas yang berbahan ikan, tidak heran kalo makanan
yang satu ini menjadi favorit “Ikan Woku Belanga”
yang rasanya nendang banget …..
Masakan manado emang selalu menggugah selera, pedes dan segar, yuk dicobaiiin….

Satu lagi yang unik, “Nasi Kuning bungkus janur”
Coba perhatikan cara membungkusnya. Lucu kan??
Isi Nasi Kuning terdiri dari telur dan irisan daging sapi tipis tipis, disuwir suwir….
Nasi Kuning khas manado sedikit beda dengan Nasi Kuning yang ada di Jawa, terlebih dari segi rasa kaya akan bumbu.
Sebenarnya masih banyak makanan khas manado yang lezat, unik dan menarik.
Buktikan aja dech sendiri dengan segera berkunjung ke Kota Manado, dijamin lidah anda akan ketagihan.

 
Read more: http://face-hackers.blogspot.com.html#ixzz25a9mlofW